Laman

Tuesday, 19 May 2015

MUJAHIDIN SEURAMOE MEKKAH

http://servicebaru.blogspot.com/2015/05/dihalangi-oleh-keturunan-pki-mujahidin.html

http://servicebaru.blogspot.com/2015/05/dihalangi-oleh-keturunan-pki-mujahidin.html

DIHALANGI OLEH KETURUNAN PKI, MUJAHIDIN SEURAMOE MEKKAH TETAP LANJUTKAN HISBAH, ALLAHU AKBAR !!!

Foto: Mujahidin Seuramoe Mekkah dan Front Pembela Islam (FPI) Aceh di Banda Aceh.
Banda Aceh- Mujahidin yang tergabung dalam kereta Mujahidin Seuramoe Mekkah, Front Pembela Islam (FPI) Aceh dan sejumlah santri Dayah Merazia sejumlah kafe-kafe Maksiat di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar pada Sabtu, 16/05/2015 malam.

Dalam aksi tersebut mendapatkan perlawanan oleh pihak-pihak keturunan PKI dan sejumlah preman yang ingin menghancurkan Syariat Islam dibumi Serambi Mekkah itu "Di Aceh sudah ada WH, Dinas Syariat Islam, Mahkamah Syar'iyah jadi kalian jangan merazia lagi tempat-tempat Maksiat" dengan ucapan manis salah satu keturunan PKI bersenjata yang membekengi tempat Maksiat disekitar Banda Aceh dan Aceh Besar untuk menghalangi supaya tidak jadi di razia.

Menanggapi hal tersebut Abu Zubair Al Asyi menegaskan "kewajiban Hisbah dan Amar Ma'ruf nahi Mungkar bukan kewajiban suatu golongan, tapi kewajiban bagi setiap umat, kemudian kalau mereka mau bergaya-gaya dengan senjata dan mencoba-coba menghalangi penerapan Syariat Islam di Aceh Darussalam, maka bumi Aceh Darussalam akan berpeluang besar menjadi ladang Jihad terhadap thaugut-thaugut penghina Syariat Islam, Mereka main dengan senjata kami juga bisa memiliki senjata itu" Ujarnya penasehat Mujahidin Seuramoe Mekkah.

"kalau tidak mau dirazia sama massa, mereka seharusnya umumkan kepada telinga pemerintah jangan banyak tidur, kami merazia tidak mengrapkan pujuan, harta dari mereka, kenapa Anda yang repot? kalau bukan keturunan PKI yang membekengi tempat Maksiat", tandasnya.
Kemudian Abu Zubair juga menghimbau kepada Keturunan PKI itu agar berbuat Ma'ruf bukan menghalangi orang yang mengajak kepada Ma'ruf.

"Jangan orang mencegah Maksiat saja dihalangi sementara orang berbuat kemungkaran, kemudian mereka mengeluarkan dengan kata-kata manisnya, hal tersebut tidak berlaku kepada kami"tambahnya
Setelah jeda beberapa menit di perempatan menuju kapal apung Punge itu Mujahidin Seuramoe Mekkah tetap melanjutkan Hisbah, dalam aksi tersebut juga diikuti oleh intel-intel PKI dibelakangnya, wajah mereka sudah pasaran dan sudah dikenal semua.

Kemudian dari pihak Front Pembela Islam (FPI) mengatakan "kalau pemerintah masih berdiam diri, Sampai kiamatpun kita tetap akan melakukan yang namanya Dakwah, Hisbah dan Jihad" Ujar Abu Ali Hijriah dalam bidang Hisbah FPI Aceh kepada sejumlah wartawan.

Sementara Abi Wahed juga menambahkan bahwa "sekarang sudah ada pihak-pihak yang ingin mengagalkan syariat Islam di Aceh Darussalam, namun kita tidak usah gentar dan takut terhadap mereka, kita akan melanjutkan perjuangan Rasulullah SAW sebagaimana yang telah dilanjutkan oleh indatu bangsa Aceh Darusalam dahulu" Ujarnya kepada seluruh Mujahidin.[rf]


SeuramoeMekkahNews (Information Office)
TIM Intelijen Seuramoe Mekkah (Military Media)

No comments:

Post a Comment