Seputar Kehidupan ,- MEULABOH, Keberadaan sejumlah kelompok bersenjata di Aceh mendapat perhatian serius Komisi I DPRA dengan cara mengagendakan pertemuan dengan pemimpin kelompok tersebut, seperti Din Minimi, Gambit, dan lainnya. Targetnya, menurut Ketua Komisi I DPRA, Abdullah Saleh untuk sama-sama membangun dan memajukan Aceh.
Informasi
tentang adanya agenda bertemu dengan kelompok bersenjata tersebut
disampaikan Ketua Komisi I DPRA, Abdullah Saleh kepada Serambi di
sela-sela kegiatan dies natalis ke-1 Universitas Teuku Umar (UTU)
Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (4/4). Yang diagendakan untuk ditemui antara
lain Nurdin atau yang lebih dikenal Din Minimi, Gambit, dan kelompok
lain di Aceh yang selama ini masih memegang senjata api.
Langkah
tersebut, menurut Abdullah Saleh dilakukan agar ke depan semua pihak
bisa duduk bersama untuk mencarikan solusi terbaik demi pembangunan dan
kemajuan Aceh.
Untuk
merealisasikan rencana tersebut, menurut Abdullah Saleh, Komisi I DPRA
sudah mulai melakukan lobi dan langkah-langkah yang akan dilakukan.
“Kami targetkan pertengahan April ini rencana itu bisa terlaksana. Kami
dari Komisi I akan menemui Din Minimi, Gambit, dan kelompok lain di
Aceh,” kata Abdulah Saleh.
Menurutnya,
pertemuan Tim Komisi I DPRA dengan kelompok Din Minimi, Gambit, dan
lainnya dalam rangka mencari masukan dari kelompok tesebut sekaligus
menyelesaikan berbagai persoalan dan beda pendapat. Masukan dari
kelompok yang masih memiliki senjata api itu sangat penting bagi
Pemerintah Aceh termasuk internal kombatan sehingga ke depan berbagai
persoalan bisa diselesaikan.
DPRA
berharap ke depan di Aceh tidak ada lagi kasus penembakan, penculikan,
dan kasus-kasus lain sehingga Aceh semakin tenteram pascakonflik.
Artinya, dengan duduk bersama dan memperbaiki apa yang menjadi
kekurangan menjadi sesuatu yang sangat penting untuk memajukan Aceh.
“Ya, kami sangat berharap pertemuan dengan kelompok Din Minimi, Gambit,
dan lainnya bisa segera terlaksana,” demikian Abdullah Saleh.
Sumber Serambi Indonesia

No comments:
Post a Comment